salsa

Kamis, 19 Juli 2012

lupakan sejenak

sejenak untuk meringankan beban pikiran,,terkadang masing-masing orang mempunyai ide tersendiri,konsep yang dilakukan berbeda,ada yang dengan gaya yang sangat memukau,ada pula dengan penampilan yang sangat menyedihkan,ada juga yang paling gila gaya dan seperti frustasi dan tak mempunyai semangat untuk hidup.....
dan bagaimana dengan anda dalam menghadapi masalah yang telah dohadapi,namun bukan hnaya masalah saja,bisa juga mencari ketenangan batin dalam menghadapi tugas yang kian menumpuk??
provesi manusia berbeda bukan,ada yang dengan bersibuk ria,menambah agenda kegiatan dengan cara siaran menghibur diri dan orang yang mendengarkan..ada pula yang dengan tujuan ini hanya untuk kepopularitas,ini tujuan yang tidak baik untuk dicontoh,karna pasti,suata saat nanti akan hilang provesi yang ada dengantujuan yang tidak baik.
Luruskan niat untuk menggali potensi yang ada dalam diri kita.Percayalah,apa yang kita inginkan akan terwujud dangan baik.Aamiin..
Untuk itu percayalah,akan ada ALLAH yang selalu membantu kita dalam menghadapi  masalah yang selalu saja menerpa kehidupan kita ini...



Sabtu, 14 Juli 2012

Pkl Jakarta Pusat(Pariwisata &ekonmi Kreatif) Slideshow Slideshow

Pkl Jakarta Pusat(Pariwisata &ekonmi Kreatif) Slideshow Slideshow: TripAdvisor™ TripWow ★ Pkl Jakarta Pusat(Pariwisata &ekonmi Kreatif) Slideshow Slideshow ★ untuk Yogyakarta. Slideshow perjalanan gratis yang menakjubkan di TripAdvisor

Senin, 02 Juli 2012

Perpisahan bareng anak -anak

Mungkin banyak sekali hal yang pernah kita lakukan,ntah itu di daerah sendiri maupun daerah orang lain... kenangan indah saat bersama menyisakan sebuah dokumen yang berarti.
Bakhti Sosial Keagamaan yang pernah terjadi didaerah ibu kota Indonesia.Jakarta tercinta,Jakarta yang penuh dengan keajaiban.
Malam ini adalah malam terakhir yang pastinya sangat memberikan sebuah anugrah kerinduan yang terindah yang akan tersimpan dalam lubuk hati yang terdalam,yang pada dasarnya akan disimpan sampai jatuhnya rasa serpihan hati yang amatlah jauh...


Kamis, 28 Juni 2012

kenangan indah

Gambar disamping,merupakan suatu keajaiban yang baru kali ini saya bisa merasakannya,merayakan hari ulang tahun bersama kawan dipesantren.Pesantren mana lagi kalau bukan Al Hkimah 2.Hal yang tidak biasanya dilakukan,terlebih dipondok pesantren,sepertinya tidak mungkin kalau sampai merayakn pesta ulang tahun.
ets,....siapa bilang,buktinya saya sendiri bisa...
Berkat  bantuan kawan meramaikan acara ini....
Jadi jangan salah,dipondok pun bisa pesta-pesta,walau pada dasarnya hanya sekedar melepas lelah.
Saat doa dimulai,terlihat hening,dan saya harapkan adalah doa yang benar-benar dari hati.Dipimpin salah satu kawanku yang memang pandai dalam hal doa-doa seperti itu.Masih saya kenal sampai saat ini,dia Mila dari Pekalongan.Wahh..terkenalnal 'alim juga loh...
Dan tiba juga saat pemotongan kue,dimana disitu kue yang bercirikan kelembutan dan kehangatan,karna memang berwarna coklat.
Kue ini berharga rp 65.000,00..
wah masih ingat juga ternyata,dan pesannya pun di bu Aqilah...haha..

Dihari yang sangat menyenangkan ini saya harap akan lebih baik dari tahun sebelumnya,dan yang pasti memberikan keajaiban pada dunia tentang diri ini.Umur 17 tahun adalah,puncak keremajaan.Yang pastinya bersemangat untuk menjalani semua yang baik.Saya tunggu 29 November tahun depan..
Kelulusanpun menanti........untuk tahun depan...

Tak kalah juga disekolah tercintaku,dikelas yang sangat saya dambakan,spesies 26.Rayaan ulang tahun tahun ini,benar-benar meriah.Merayakan didua tempat dan pastinya orangnya berbeda pula.Siapkan kue tar pun beda,yang satu ini harganya lebih murah karna memang bahannyapun berbeda,tapi anehnya kue nya malah justru lebih besar,coba lihat!
betul kan?..........
harga rp 55.000,00.......
belum lengkap tanpa jajan cemilan dan permen,beli deh...
Sebanyak ini,mungkin tak terhitung keluar biaya berapa,karna memang buat saya sendiri juga tak perduli.Mendapat izin dari ortu pun telah saya dapatkan.

saat proese pemotongan kue,terlihat bagaimana keadaan kelasku bukan?
rame hampir semua menggromboliku..Rasa bahagia yang amat saya rasakan.Saat pemotongan pun dibantu bundo spesies 26,namanya Azizah,namun saya panggil bundo.
Doapun tak terlupakan,dan yang pasti dipimpin salah seorang teman,Mia namanya yang jago juga dalam hal doa-doa seperti ini..Kapan yah aku bisa mimpin doa??
hahahaha......

coba saja sahabat lihat,penganiayaan kawan-kawan spesies 26.Tega sekali bukan,kue jadi acak-acakan yang pastinya juga sangat disayangkan.Kalau dibuang-buang seperti itu.
Muka tak bisa dilihat lagi tampangku,sepertinya lapisan kuenya dipipiku semua,,sungguh kejamnya dirimu..kejamnya kejamnya....
kok jadi dangdutan?hehheee.....


Menangis bahagia.....
Mendapatkan ucapan selamat dari kawan-kawan,sungguh luar biasa,byangkan saja bagaimana perasaan saat itu.Habis disiksa ,dikasih selamat...Hampir saja saya sendiri emosi,karna memang sudah keterlaluan....



Bagaimana sahabat?bisa dilihat bukan?? betapa menderitanya wajahku saat itu...
Rasa kesal terhadap kawan,namun tak pantas bila saya berlaku demikian.Serba bingung,kalu tak berkutik semakin merajalela siksanya...
Beginilah,nasib-nasib...........




Tapi bahagiaa.....
tak banyak yang memiliki pengalaman berharga yang sangat luar biasa....
Apa ada yang merasakan hal yang sama?
kalau memang ada coba ceritakan,berbagi denganku!!!
kirim lewat email atau lewat facebook boleh!!!

RAIMA SALSABILA MENULIS: bakhti sosial keagamaan

RAIMA SALSABILA MENULIS: bakhti sosial keagamaan: ADA YANG TAHU?? betul sekali,belajar bersama.Mungkin sebagian orang menilai mengajar namun pada dasarnya hanya belajar bersama,karna memang...

Rabu, 27 Juni 2012

bakhti sosial keagamaan

ADA YANG TAHU??
betul sekali,belajar bersama.Mungkin sebagian orang menilai mengajar namun pada dasarnya hanya belajar bersama,karna memang belum ada apa-apanya dibandingkan dengan guru-guru kita..
kami tentunya dari pondok pesantren Al Hikmah 2,mengadakan kegiatan BSK(bakhti sosial keagamaan)di jl petojo enclek 4.tepatnya di daerah Gambir Jakarta Pusat.

yah kegiatan ini berlangsung usai kegiatan PKL(praktek kerja lapangan),tepatnya ba'da shalat isya di masjid Suluh Islam,yang lebih tepatnya didepan kost kami.
hemm.... tak heran kalau kebanyakan warga Jakarta terkenal dengan yang mempunyai sikap cuek,individu.Namun sahabat perlu heran,karna kami juga heran.Masyarakat disekitar kost,mereka ramah seperti halnya  didesa-desa.Santun dan saling menghormati.

Masih bingung sebenarnya,apa memang ini watak orang Jakarta pada dasarnya,atau memang hanya karna mengerti kami semua dari pesantren,jadi harus menanamkan sikap yang baik.

kegiatan BSK ini pula,dilaksanakan setiap hari senin s/d jum'at,pkl 19.30-pkl 20.00..
BSK dengan anak umur dibawah kita yang lebih dewasa,memang butuh kesabaran yang luar biasa,dari anak yang suka main-main,bercanda dan ada pula yang sama sekali tak mendengarkan.
sampai-sampai kewalahan menghadapi mereka,namun dengan jiwa yang profesional,kami semua bisa menaklukannya.
Dengan sistem tak terlalu memanjakan juga tidak terlalu keras,karna memang seumuran mereka masih dalam tahap bimbingan.Sama dengan kami,tapi masih diatas tingkat.


Tujuan BSK,sendiri adalah memang sebagai bentuk kegiatan.Untuk menyalurkan apa yang telah kami dapatkan selama dipondok pesantren,ilmu akan bisa dilihat bermanfaat,bila mana memang sudah keluar dari gudang ilmu.Yah menurut saya sendiri.......

Terlihat gaya asli Al Hikmah,santun,bijaksana dan saling menghormati.Tak ada ,dan tak sekalipun salah satu dari kami berbicara kasar terhadap anak-anak ini.Karna memang harus seperti itu.Kalau tidak,mungkin hanya tinggal nama yang akan tercemar,bukankah begitu??
Tapi jangan salah,karna kami juga dibekali kebijaksanaan,kami juga biasa menghukum,anak-anak yang sering bercanda,bermain saat KBM dimulai.Namun disesuaikan juga dengan kesalahan dan dengan siapa kami dihadapkan.


Anak-anak yang super unik,banyak kami temui,mulai dari cara berpakaian,memakai kerudung ,memakai peci,sampai dengan gaya bicaranya.Maklum saja..anak-anak,masih ada yang ingusan juga.hehehe...

coba,sahabat lihat,foto saya dengan salah satu anak yang bisa dibilang  tak bisa bicara(bisu),karna memang tak bisa bicara.Kisah sedih yang aku dengar dari temannyadan beberapa warga.Anak ini adalah anak yang butuh perhatian khusus,dia memiliki semangat tinggi untuk belajar,namun orang tuanya malu untuk bisa menyekolahkan dia.Karna keterbatasannya tak bisa bicara.Dia sering diejek teman lain,kasihan dia.Namun kami selaku peserta BSK,berusaha dengan sabar,karna memang anak ini benar-benar tak mengetahui angka,huruf satu pun.Terlebih huruf arab.masya Allahyah....

ALLAH MAHA ADIL....


sedikit cerita tentang BSK,yang pasti menyisakan sebuah kenangan indah...
pengalaman yang sangat berharga,.......
Mungkin bisa menjadi pelajaran berharga,betapa berharganya ilmu.Dan dari kisah sedih yang sempat saya ceritakan,memang butuh kesabaran untuk hal yang satu ini.Rasa syukur terhadap Allah yang maha adil harus ditingkatkan lagi.Sebagai manusia yang normal,kita harus saling mensyukuri,dan jangan sering mengeluh dengan apa yang kita hadapi/kita terima.
Pelajaran yang sangat kami acungi jempol,untuk anak-anak INDONESIA.

MONUMEN NASIONAL

Alhamdulillah sekali,tepat di Jakarta Pusat,saat praktek kerja lapangan(PKL).Liburan dong pastinya,ke MONAS deh,atau monumen nasional..
terlihat rame sekali dikost,semua siap-siap akan satu tujuan,kemonas.Dan yang pasti juga disini bingung masih awalan diJakarta.Masih peleng kalau orang Benda bilang.

Sahabat tahu kan?bahkan mungkin pernah kemonas...
bagaimana suasananya,dan ada apa aja sih?
sekilas sejarah tentang monumen nasional,
Menurut sejarahnya, bangunan setinggi 128,70 meter ini dibangun pada era Presiden Sukarno, tepatnya tahun 1961. Awalnya, sayembara digelar oleh Sukarno untuk mencari lambing yang paling bagus sebagai ikon ibukota negara. Sang Presiden akhirnya jatuh hati pada konsep Obelisk yang dirancang oleh Friederich Silaban. Namun saat pembangunannya, Sukarno merasa kurang sreg dan kemudian menggantinya dengan arsitek Jawa bernama Raden Mas Soedarsono. Sukarno yang seorang insinyur mendiktekan gagasannya kepada Soedarsono hingga jadilah Tugu Monas seperti yang dapat kita saksikan saat ini.Proyek mercusuar pembangunan Monumen Nasional tersebut sesungguhnya dilakukan saat kondisi keuangan negara dalam masa kritis yang sangat hebat. Pada saat itu, Sukarno juga tengah mengerjakan proyek lainnya yang mungkin dianggap lebih ‘mulia’, yakni pembangunan Masjid Istiqlal, masjid terbesar se-Asia Tenggara. Dihadapkan pada pilihan sulit, akhirnya Sukarno lebih memilih merampungkan proyek Tugu Monas daripada rumah Allah tadi. Uniknya, kedua proyek besar tersebut selesai saat Presiden Sukarno sudah tidak berkuasa lagi pasca pemberontakan G 30 S PKI.




wah......luar biasa bukan?bagaimana pengorbanan beliau presiden kita yang pertama..dan yang pasti juga memiliki sifat kepemimpinan yang baik .Wajib ditiru oleh para penerus bangsa.
Aku sendiri merasakan suatu pelajaran sejarah di  monas tersebut,walau pada dasarnya kurang menyukai,namun yah memang harus.Karna ini milik Indonesia.

seperti yang sahabat lihat gambar diatas,tempatnya rame dikunjungi warga,bukan hanya asli indonesia.Disana kita juga sempat menemui warga asing menginjak tanah Indonesia.Namun sayangnya,kita tak sempat mengambil gambarnya.Jadi tak ada bukti gambar.

Jarak dari pintu gerbang masuk kawasan monas jauh,kalau yang tak biasa jalan hati-hati saja.Karna bisa kram nantinya.

 Hal Yang Harus Diketahui Tentang Monas,kita sebagai warga negara Indonesia yang baik memang harus tahu sejarah dan apa yang harus kita tahu,ayoo!!:
1. Ukuran dan Isi Monas
Monas dibangun setinggi 132 meter dan berbentuk lingga yoni. Seluruh bangunan ini dilapisi oleh marmer.

2. Lidah Api
Di bagian puncak terdapat cawan yang di atasnya terdapat lidah api dari perunggu yang tingginya 17 meter dan diameter 6 meter dengan berat 14,5 ton. Lidah api ini dilapisi emas seberat 45 kg. Lidah api Monas terdiri atas 77 bagian yang disatukan.

3. Pelataran Puncak
Pelataran puncak luasnya 11x11 m. Untuk mencapai pelataran puncak, pengunjung bisa menggunakan lift dengan lama perjalanan sekitar 3 menit. Di sekeliling lift terdapat tangga darurat. Dari pelataran puncak Monas, pengunjung bisa melihat gedung-gedung pencakar langit di kota Jakarta. Bahkan jika udara cerah, pengunjung dapat melihat Gunung Salak di Jawa Barat maupun Laut Jawa dengan Kepulauan Seribu.

4. Pelataran Bawah
Pelataran bawah luasnya 45x45 m. Tinggi dari dasar Monas ke pelataran bawah yaitu 17 meter. Di bagian ini pengunjung dapat melihat Taman Monas yang merupakan hutan kota yang indah.

5. Museum Sejarah Perjuangan Nasional
Di bagian bawah Monas terdapat sebuah ruangan yang luas yaitu Museum Nasional. Tingginya yaitu 8 meter. Museum ini menampilkan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Luas dari museum ini adalah 80x80 m. Pada keempat sisi museum terdapat 12 diorama (jendela peragaan) yang menampilkan sejarah Indonesia dari jaman kerajaan-kerajaan nenek moyang Bangsa Indonesia hingga G30S PKI.

Sukarno yang terkenal flamboyan saat itu lebih memilih Monas karena merupakan simbol phallus raksasa. Tidak aneh jika simbol ibukota negaranya adalah simbol kejantanan seorang pria (phallus). Sukarno adalah seorang visioner yang tidak tanggung-tanggung dan berpandangan jauh ke depan. Dia tidak membiarkan pembangunan phallus/lingga sendirian. Saat bersamaan, dia juga memerintahkan pembangunan ‘pasangannya’, yakni Yoni sebagai simbol perempuan, tepat di atas Monas. Jadilah Monas seperti yang terlihat sekarang, sebuah bangunan lambing penyatuan Lingga dan Yoni, simbol laki-laki dan perempuan.

Menurut penuturan Dan Brown dalam novel fenomenalnya, penyatuan Lingga dan Yoni merupakan ritus purba seksual, Persetubuhan Suci (The Sacred Sextum). Ini adalah ritual tertinggi bagi kelompok-kelompok penganut Luciferian (penyembah setan) seperti halnya Ksatria Templar dan Freemasonry.

Monas adalah The Sacred Sextum
Tugu Monas hanyalah salah satu dari obelisk-obelisk lain yang tersebar di pusat-pusat kota seluruh dunia. Obelisk tertua berasal dari kebudayaan Mesir Kuno, simbol menjulang menuju dewa tertinggi bangsa pagan purba (dan modern). Selain Kairo dan Jakarta, obelisk asli Mesir dapat kita saksikan di ibukota penguasa dunia saat ini, Washington DC Amerika Serikat. Lokasinya tepat di depan Capitol Hill tempat presiden-presiden Amerika terpilih mengucapkan sumpahnya secara turun-temurun. Obelisk atau phallus juga bisa kita jumpai tepat di tengah lapangan Basilika Santo Petrus, Vatican City, negara tempat pemimpin umat Katholik Roma sejagat raya. Phallus modern juga dapat berupa obelisk baja yang menjulang di tengah-tengah ibukota Perancis, Paris berupa Menara Eiffel.

Obelisk adalah simbol kejantanan, kekuatan, dan kekuasaan
Jika kita cermati bersama, keberadaan Tugu Monas di jantung ibukota negara Republik Indonesia adalah sebuah ejekan tak kentara terhadap sila pertama Pancasila. Monas adalah lambang Persetubuhan Suci yang dilakukan tanpa malu-malu di sekeliling rumah Tuhan. Dia mengejek Gereja Imanuel, dia mengejek Gereja Katedral, dan dia juga mengejek Masjid Istiqlal. Terhadap rumah Tuhan-rumah Tuhan yang mengelilinginya, Monas seakan mencibir, “Lihatlah aku, aku lebih tinggi dan lebih megah ketimbang kalian, dan yang pasti pengikutku lebih banyak dari penghuni kalian, hahahaha...”

Dan memang ada benarnya, Monas adalah simbol dari tabiat bangsa ini dari waktu ke waktu yang semakin tidak memiliki rasa malu. Di bawah naungannya, di antara rindangnya pepohonan dan rimbunnya semak-semak di sekitarnya, tidak siang tidak malam, banyak manusia yang melakukan ritus purba seperti yang ditunjukkan penyatuan Lingga dan Yoni, Monas. Kebanyakan pelakunya adalah muda-mudi yang tidak tahu diri dan tidak memiliki harga diri lagi.

Dan, rahasia Tugu Monas yang barangkali tidak dapat kita rasakan hingga saat ini adalah bentuk piramida silang Monas jika dilihat dari udara.

subhanalloh yah.waahhh...ternyata menyimpan sejuta keindahan dan sejarah yang luar biasa bukan??

Yah bagaimana dengan sedikit keterangan tersebut,menambah wawasan bukan,jadi kemonumen nasional,bukan hanya sekedar memberikan cahaya mata,namun juga mengenal sejarah dan apa-apa yang memang harus diketahui.